BERITA

Rossi Sang Legenda Yang Tak Punya Penerus

Aceh Watch | Pengamat MotoGP sekaligus manajer pribadi Andrea Iannone, Carlo Pernat baru-baru ini mengutarakan pendapatnya soal rider Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport. Pernat memang tak lagi dekat dengan The Doctor, namun juga pernah menjadi manajernya saat masih turun di kelas balap teringan.

Dalam usianya yang telah mencapai 37 tahun, Rossi memang membuat banyak orang kagum berkat kemampuannya bertahan di persaingan papan atas. Pernat sendiri mengaku tak menyangka akan melihat rider Italia itu masih sekuat dulu, saat mereka pertama kali bertemu di Misano 1995, dalam ajang 125 Sport Production.

“Semua orang terkesima melihatnya. Vale berkendara dengan baik, terkadang sedikit gila. Ia seperti Kevin Schwantz. Ia mengalami tiga tahun yang sulit, sampai akhirnya menjadi ‘wajah’ Aprilia. Saya tahu ia mengagumkan, tapi tak mengira akan seperti sekarang. Ia adalah legenda, dan tak punya penerus: lucu, spontan, bertalenta dan cerdik,” ujar Pernat.

Pria asal Italia ini juga mengaku kagum pada sosok Rossi yang rendah hati dan masih mau belajar banyak dari para pebalap muda, terutama dari para lawan dan anggota VR46 Riders Academy. Ia juga masih setia bersama sahabat-sahabatnya sejak kecil, yang saat ini kebanyakan mengurus VR46 Management.

“Hal terpenting dari sosok Vale adalah rasa ingin tahunya. Saat masih anak-anak, ia bertanya soal apapun: suspensi, mesin, kabar baru, bahkan karakter orang-orang di sekitarnya. Ia punya 3000 pertanyaan soal apa saja. Selain itu, ia sangat setia dan perhatian pada teman-temannya. Itulah salah satu daya magis Vale: pebalap lain mungkin takkan peduli, tapi justru inilah yang membuat Vale tetaplah Vale,” tutup Pernat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *