Mualem Effect , 18 Investor Asia Timur Siap Investasi di Aceh

Aceh Watch | Pelaku pasar dan para investor merespons positif majunya mantan Panglima GAM Muzakir Manaf sebagai Calon Gubernur Aceh. Hal ini terlihat dari hadirnya 18 orang investor di Asia Timur bersama Mualem.

Para Pengusaha Asia Timur itu menggelar pertemuan dengan Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara, Selasa 30 Agustus 2016 sore. Dalam pertemuan tersebut, David San, yang merupakan Sekretaris Asosiasi Pengusaha Asia Timur tersebut, menyampaikan komitmennya untuk berinvestasi di Aceh.

“Saya sangat beruntung, dapat bertemu dengan Muzakir Manaf. Asosiasi kami yang terdiri atas 18 perusahaan, sangat antusias untuk berinvestasi di Aceh,” kata David San.

Pertemuan para investor tersebut berlangsung sangat singkat ini dilakukan di Bandara Kuala Namu. Hal tersebut di karena Wakil Gubernur akan menuju jakarta untuk urusan kedinasan.

David San memanfaatkan momen singkat tersebut untuk menjadwal ulang pertemuan selanjutnya, demi membicarakan lebih jauh terkait komitmen 18 investor dari berbagai perusahaan yang ada di Asia Timur untuk melakukan investasi di Aceh.

“Meski singkat, saya puas dengan pertemuan ini, kami dapat mengagendakan pertemuan selanjutnya untuk menbicarakan lebih rinci rencana investasi strategis antara Aceh dan Asia Timur. Sudah lebih sebulan saya berusaha mengatur pertemuan dengan Mualem, namun kami tentu saja sangat memaklumi padatnya jadwal beliau selaku Wakil Gubernur,” ujar David.

David menjelaskan, 18 perusahaan tersebut bergerak di bidang perikanan, kontruksi, jembatan, jalan, perbankan, alat berat, pembangkit listrik, dan pertambangan timah.

Untuk pertambangan timah yang sudah sangat berpengalaman, saat ini perusahaan tersebut sedang melakukan aktivitas penambangan di Kepulauan Riau, mulai dari pengambilan hingga pengolahan setengah jadi yang disuplai ke Indonesia, seperti Lampung dan diekspsor ke luar negeri, seperti Asia Timur.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*