Biarkan Orang Aceh Menyelesaikan Persoalan Dengan Caranya Sendiri, Bukan Cara Yang Dititipkan Pusat

Aceh Watch | Bakal Calon Gubernur Aceh Tarmzi Karim yang berpasangan dengan Zaini Jalil Pada Pilkada Aceh 2017 mendatang mengaku kalau dirnya merupakan titipan untuk Aceh.

“Saya memang titipan pusat dalam konteks untuk membangun Aceh ke arah yang lebih baik lagi,” ujarnya

Dikatakannya, Pemerintah Pusat pasti menginginkan pembangunan yang lebih baik bagi bangsa ini, oleh karena itu pemerintah juga menginginkan yang terbaik bagi masa depan Aceh.

Pernyataan Tarmizi Karim itu seakan mengingatkan kita kembali pada masa konflik Aceh dahulu, lagi-lagi pusat seakan lebih tahu persoalan dibandingkan orang Aceh.

Menitipkan Tarmizi Karim untuk menyelesaikan persoalan Aceh ibaratnya seperti Orang Jawa disuruh menyelesaikan masalah Papua. Pasalnya Tarmizi Karim saat ini lebih banyak berada diluar Aceh dibandingkan Aceh sendiri. Jikapun dia saat ini sering terlihat di Aceh, itu dikarenakan kepentingan politiknya menjelang pemilu, kalo tidak ada pemilu mungkin saat ini dia masih di Jakarta dan  duduk empuk dikursi Dirjen Kemendagri  RI.

Untuk menyelesaikan persoalan Aceh haruslah orang Aceh sendiri, bukan orang titipan, hal ini dikarenakan Bangsa aceh bangsa teuleubeh ateuh rung donya bukan tempat penitipan orang.  Jadi Membangun Aceh bukanlah hanya persoalan Aceh butuh orang pintar lulusan luar negeri saja, akan tetapi Aceh memerlukan orang-orang yang memiliki nilai Meu-Aceh dan mampu merekatkan semua rakyat Aceh untuk membangun Aceh, siapapun itu.

1 Comment

  1. Bagaimana Pembangunan merata,sedangkan MOU Helsinki aja belum dituntaskan oleh pemerintah pusat,tujuan titipan dari pusat ingin menghapus UUPA satu persatu,tiada yang namanya niat baik dari pemerintah Indonesia,itu Akal licik dari pemerintah pusat ingin menghancurkan MOU helsingki.
    Orang Aceh bisa menilai Sendiri sekarang ini perjanjian damai Masuk 11 tahun perdamaian Aceh tapi yang namanya Indonesia,tidak pernah ikhlas dengan perjanjian yang telah disepakati Antara Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka,semoga orang Aceh kedepan memilih pemimpin berjiwa keAcehan dan bukan titipan dari Indonesia Ataupun luar Negeri sekalipun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*