BERITA

Doa Abu Paya Pasi Untuk Korban Arakundoe, Mualem dan Rocky

Aceh Watch| Ulama kharismatik Aceh Abu Ali Paya Pasi  mengatakan jembatan Krueng  Arakundo merupakan saksi bisu kepedihan bangsa Aceh dalam menjalani masa-masa konflik dulu.Hal tersebut disampaikan Abu saat menghadiri acara peringatan tragedi pembantaian Krueng Arakundo yang digelar di samping jembatan Arakundo Desa Blang Nie, Kecamatan Idi Simpang Ulim, Aceh Timur. Selasa 27 Desember 2016

Tragedi Krueng Arakundo saksi bisu, geutanyoe bek bek neulupakan sejarah bangsa Aceh, geutanyoe neumeudoa agar para korban tamong Surga” ujar Abu.

Abu juga mengatakan dalam sejarah umat manusia, selain Arakundoe, kekejaman juga pernah terjadi dizaman Firaun.

“Firaun adalah  raja yang sangat angkuh, sombong, kejam, dia juga sangat arogan. Firaun menganggap dirinya sebagai Tuhan dan sangat takut kekuaaannya kan hilang. Apalagi ketika ada paranormal yang menafsirkan mimpi Firaun,Firaun bermimpi Mesir terbakar dan semua penduduk mati kecuali orang bani Israil,bahwa ada lelaki bani Israil yang akan merebut kekuasaan Firaun. Maka Firaun pun memerintahkan agar semua bayi laki-laki yang lahir dibunuh, begitu kejamnya Firaun dan melebihi kejamnya orang yang membunuh korban Arakundoe” ujar Abu

Abu Paya Pasi juga  menjelaskan bahwa Islam pernah  berjaya selama 7 abad, kemudian setelah itu mengalami kemunuduran.

“Dalam kemunduran itu yang tersisa tinggal 5  daulah, beberapa diantaranya Turki dan Aceh” ujar Abu

Aceh bertahan karena Ulama dan Umaranya bersatu. Bahkan Belanda saja tidak mampu mengalahkan Aceh

“Kalo Indonesia bisa dijajah selama 3 Abad, Aceh tidak mampu ditaklukannya, bahkan Belanda mengalami kerugian yang sangat besar saat melawan Aceh, karena harus berperang selama puluhan tahun tanpa bisa menaklukannya.

Dalam kesempatan itu, selain mendoakan para korban Arakundoe, Abu juga mendoakan agar para calon kepala daerah yang diusung oleh Partai Aceh memenangkan Pilkada Aceh 2017.

“pileh pemimpin yg tem seumike keu agama, meunyoe Tgk. H. Muzakir Manaf jeut ke gubernur dan Rocky di amanahkan kembali, Insya Allah Ahlussunah Wal Jamaah berlaku di Aceh seperti masa Iskandar Muda”. Ujar Abu Ali Paya Pasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *