BERITA

Mualem TA, Calon Pemimpin Aceh Yang Memiliki Militansi Tinggi

Aceh Watch| Yang namanya pemimpin, gampang menjadi perhatian media. Apapun yang dilakukan pemimpin bisa jadi berita koran yang menarik. Termasuk gaya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh, Muzakir Manaf-TA Khalid  yang suka keluar masuk kampung pedalaman Aceh dan mendatangi warganya.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh nomor urut 5 itu bukan hanya dekat dengan rakyat, tapi mereka adalah sosok revolusioner yang memiliki militansi yang tinggi. Jangan kaget ketika melihat Mualem-TA Khalid ada di barat-selatan, tiba-tiba muncul di Aceh Timur. Kemarin 11/1/2017 sore, Mualem TA berada di Lhoksukon, malamnya sudah berada di Banda Aceh, kemudian tadi pagi tiba-tiba mereka sudah berada di Tangse Pidie.

Mungkin diantara semua calon pemimpin Aceh, hanya merekalah yang memiliki pergerakan yang tinggi. Bahkan seorang Irwandi yang sering diklaim oleh para pendukungnya sebagai sosok  jinggo akan kewalahan dan membutuhkan pesawat untuk mampu mengimbangi karakter Mualem TA yang sangat militan tersebut.

Apa yang dilakukan oleh Mualem TA bukan cuma sekedar bergerak tanpa makna. Dari keluar masuk kampung itulah, Mualem TA mendapat banyak pembelajaran dari masyarakat yang didatangi. Bisa jadi itu sebuah keluhan kepada pemerintah,bisa juga harapan kepada mereka atau sumpah serapah pada pemimpin saat ini. Begitu banyak hal yang positif yang bisa dipetik dari keluar masuk kampung itu. Salah satu diantaranya adalah menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Keluar masuk pedalaman Aceh yang dilakukan oleh Mualem TA merupakan sebuah  simbol bahwa mereka adalah calon pemimpin yang suka melayani bukan ingin dilayani. Mualem TA  sangat paham bahwa salah satu kunci sukses pembangunan adalah bagaimana pemimpin mampu mengkomunikasikan dengan perasaan, ekspresi, ketulusannya. Sehingga kemudian bisa diterima oleh rakyat, dan sebaliknya. Jika itu sudah tercapai, maka ketika nanti mereka terpilih kelak, pembangunan Aceh akan mudah digerakkan. Ketika pembangunan mudah digerakan, maka yang akan terjadi adalah Aceh akan kembali memiliki kejayaaan seperti masa keemasan Iskandar Muda.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *