BERITA

Terkait Insiden Khutbah Jumat, Tarmizi Karim Panen Sindiran

Aceh Watch| Khutbah Shalat Jumat di Masjid Pasee, Panton Labu, Aceh Utara, Jumat 20 Januari 2017 diwarnai sebuah insiden yang kurang enak dipandang. Pasalnya Khatib shalat Jumat Teungku Jakfar yang sedang membaca muqaddimah khutbah diminta turun dari mimbar masjid, dan selanjutnya khutbah diganti oleh Tarmizi Karim yang merupakan salah satu calon gubernur Aceh.

Pergantian khatib yang berbau politis itu di protes oleh Jubir KPA/PA wilayah Pasee, M Jhoni yang kebetulan sedang shalat di masjid tersebut. Reaksi dari Jubir KPA/PA wilayah Pasee membuat Jhoni ditangkap oleh pihak kepolisian.

Usai insiden tersebut lontaran sindiran dan nasehat pun ditujukan kepada calon gubernur Tarmizi Karim.

Fadhli Abdullah salah seorang timses doto Zaini dalam status facebooknya menyindir Tarmizi Karim. 

“Kalau mau jadi penerang ummat jangan nyalon dong… buka aja pasantren sesuai ilmu dan titel doktoralnya”.tulis Fadhli Abdullah atau biasa dikenal dengan panggilan Petrus.

Sindiran serupa juga dilontarkan oleh calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Dalam status facebooknya, mantan gubernur Aceh ini menuliskan tulisan yang satire

Maka, janganlah engkau menjadikan Mimbar Jum’at sebagai ajang kampanye. Aksi seperti itu akan selalu menimbulkan reaksi.” tulisnya

Sementara itu, Juru Bicara Partai Aceh Adi Laweung menyindir Tarmizi Karim dengan kalimat yang lebih tegas

“Pak Tar bek panik dan bek gabuek, meunyoe hak taloe chit taloe,” ujar Adi menyindir Tarmizi Karim yang dinilai panik menghadapi pilkada sehingga memaksa diri tampil sebagai khatib jumat.

Hal berbeda di sampaikan oleh Ketua Rakan Mualem, Muzakir, beliau memberikan nasehat yang baik kepada Tarmizi Karim

“para calon gubernur-wakil gubernur untuk tidak memanfaatkan mimbar Jumat untuk kampanye, carilah tempat kampanye lain, selain mimbar masjid untuk kampanye” ujarnya dengan nada nada tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *