BERITA

Baru Korut Yang Berani Sebut CIA Terorris

Aceh Watch| Pemerintah Korea Utara (Korut) blakblakan menyebut Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat (AS) sebagai teroris. Julukan ini muncul setelah Pyongyang menuding CIA merencanakan pembunuhan terhadap pemimpin Korut Kim Jong-un dengan racun kimia.

Kementerian Keamanan Negara rezim Kim Jong-un mengatakan, CIA dan Badan Intelijen Korea Selatan menggunakan jaringan teroris untuk menjalankan rencana pembunuhan itu.

“Sel teroris tersebut telah menyusup ke Korea Utara,” kata kementerian itu yang dilansir KCNA, semalam (5/5/2017). ”Kami akan menemukan dan tanpa ampun menghancurkan yang terakhir dari teroris CIA AS.”

Kementerian itu mengungkap salah satu jaringan teroris yang dipekerjakan CIA untuk mencoba membunuh Kim Jong-un. Dia adalah warga Korut dengan nama pendek “Kim” yang disuap CIA dua kali, masing-masing sebesar USD20.000. Pria Korut yang dijadikan agen CIA itu sejatinya adalah penebang kayu yang pernah bekerja di Rusia pada 2014.

”Serangan anti-teroris bergaya Korea akan dimulai dari saat ini untuk menyingkirkan organisasi intelijen dan pengembangbiakan plot dari imperialis AS dan kelompok boneka (Korea Selatan),” imbuh Kementerian Keamanan Negara Korut.

Pemerintah Pyongyang mendefinisikan terorisme sebagai musuh bersama semua orang. Sejatinya tidak ada kesepakatan universal atau bahkan konsisten mengenai siapa sebenarnya “teroris”.

Sebuah artikel tahun 1993 di The Independent, misalnya, menggambarkan dalang serangan 9/11 dan pendiri al-Qaeda, Osama bin Laden, bukan sosok teroris seperti klaim AS. Tapi, pejuang kebebasan dan anti-kekerasan era perang Soviet.

Selama ini, AS kerap melabeli “teroris” terhadap sosok individu tertentu yang menentang kebijakan AS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *