BERITA

Hari Pertama Irwandi Bekerja Dimulai Dengan Pencitraan

AcehWatch| Usai Irwandi Yusuf dilantik sebagai gubernur Aceh, Irwandi Yusuf hari ini resmi masuk kantor,Kamis (6/7/2017). Beliau berangkat dari rumah pribadi di kawasan Lampriet, Banda Aceh kekantor Gubernur dengan menyetir sendiri mobilnya. Kendaraan patroli dan pengawalan (patwal) atau voorijder polisi serta pengawal mengejar dari belakang.

Bagi sebahagian masyarakat, hari pertama gubernur terpilih itu bekerja di mulai dengan pencitraan yang terlalu dibuat-buat.

Mengapa demikian, berdasarkan Informasi, sebelum berangkat, petugas Patwal serta personel Pengamanan Tertutup (Pamtup) sebenarnya sudah bersiap-siap di depan rumah Irwandi di Lampriet, Banda Aceh sejak pagi. Mobil resmi jenis Land Cruiser sudah disiapkan sebagai kendaraan resmi menuju ke kantor gubernur.

Tiba-tiba, Irwandi keluar rumah melalui pintu belakang dengan menggunakan mobil Toyoto Prius putih dan menyetir sendiri. Petugas Patwal dan Pamtup panik begitu mengetahui orang yang seharusnya mereka kawal sudah berangkat. Alhasil, mereka terpaksa mengejarnya dari belakang.

Hal itu mengingatkan kita akan peristiwa  yang terjadi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto terpaksa pulang tanpa alas kaki seusai menghadiri acara buka puasa Partai Nasdem di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasdem, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/5/2017) yang lalu. Saat itu Wiranto meninggalkan ajudannya karena Wiranto tidak mengetahui dimana keberadaan sang ajudan.

Namun apa yang terjadi dengan Wiranto sangat berbeda dengan Irwandi Yusuf, sang Gubernur keluar dari belakang rumahnya bukan karena tidak mengetahui keberadaan patwal dan pamtupnya. Patwal dan pamtupnya sudah menunggu didepan sesuai jadwal dan aturan.

Apa yang dilakukan oleh Irwandi pada hari pertama bekerjanya itu kemudian menjadi viral dan berita utama hampir diseluruh media lokal Aceh. Ada kesan itu dilakukan by desain bukan karena keteledoran Patwal ataupun Pamtupnya.

Mungkin sebagai pengingat saja, ada baiknya Irwandi bersikap dengan gaya apa adanya, tidak perlu “bermain kucing-kucingan dengan patwal dan pamtupnya sendiri ” apalagi melakukan sikap yang terlalu dibuat-buat, santailah seperti wakilnya Nova Iriansyah.

Tulisan yang dimuat di Rubrik Warga Menulis ini di kirim oleh Arief warga lamteumen

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *