Cara Rocky Membungkam Para Pengkritiknya

Aceh Watch| Dalam setiap lomba balapan, biasanya ada pengemudi yang fokus melihat ke depan dan ada yang sibuk mengamati pergerakan lawan. Dari dua jenis atlet ini, siapa yang menang? Jawabannya pasti yang fokus melihat ke depan. Karena ia konsentrasi penuh menuju titik finis, tanpa terganggu dengan pikiran-pikiran yang lain.

Mengapa Bupati Aceh Timur, Hasballah M.Thaib–yang diperkirakan sebagian lawan politiknya akan gagal terpilih pada Pilkada lalu masih bisa terpilih kembali untuk kedua kalinya hingga saat ini, bahkan dengan tingkat kepuasan yang terus menanjak? Jawabannya, karena bupati yang disapa Rocky ini  fokus bekerja dan bekerja. Bupati dari Partai Aceh  ini bukan tidak peduli dengan kritikan publik, tapi ia lebih memilih untuk menjawab kritik dengan aksi, bukan dengan cara membela diri.

Hal yang paling nyata terlihat adalah ketika banyak para Hatersnya memaki-maki dan berpikiran negatif terhadap pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIII Tingkat Provinsi Aceh yang dipusatkan di Aceh Timur. Ketika MTQ belum mulai mereka sudah menebarkan fakenews (berita palsu) bahwa kegiatan tersebut akan gagal karena panitia kegiatan tidak siap. Namun fakta yang terjadi sebenarnya bahwa acara tersebut berlangsung sukses. Bahkan Aceh Timur keluar sebagai juara umum MTQ Aceh ke-33 tahun 2017, setelah mendapat nilai akumulasi tertinggi yakni dengan perolehan nilai 68.

Rocky bisa saja membela diri  dengan menjawab kritik dengan kata-kata (retorika), yang mungkin saja bisa menjawab kritik yang disampaikan. Dengan argumentasi yang canggih si pengritik bisa saja dikalahkan, atau lebih tepatnya dibungkam dengan jawaban-jawaban retoris. Tapi apakah cara ini bisa memuaskan? Pasti tidak. Publik hanya bisa dipuaskan dengan kerja nyata. Namun beliau enggan melakukan itu

bagi Rocky Kerja nyata adalah jawaban dari semua keraguan. Meskipun kerja nyata belum tentu bisa menjawab semua pertanyaan. Setidaknya, dengan kerja nyata, seorang pemimpin terbukti tidak sekadar obral janji. Bahwa belum semua janji terpenuhi, kerja nyata akan menumbuhkan optimisme bahwa terpenuhinya seluruh janji hanyalah soal waktu dan kesempatan. Karena tidak semua hal bisa dikerjakan pada saat yang bersamaan.

Tugas pemimpin yang terpenting adalah bagaimana membuat segenap rakyatnya selalu optimistis dalam menghadapi masa depan. Optimisme adalah modal yang baik bagi siapa pun untuk sukses dan maju. Optimisme adalah energi yang konstruktif bagi siapa pun untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Lantas, adakah cara yang tepat untuk menumbuhkan optimisme? Selain dengan kerja nyata, adalah dengan melihat segala sesuatu dengan positif (berpikir positif/positive thinking atau berprasangka baik/husnudzan). Ketika dikritik, atau bahkan dikecam, ia tanggapi dengan positif. Mungkin terdengar naif, tapi percayalah, bersikap positif pada setiap kritik dan kecaman akan menumbuhkan suasana kehidupan yang lebih baik. Karena ada harmoni yang terbangun pada saat aura negatif dipertemukan dengan aura yang positif.

Mengapa selalu ada yang bersikap negatif pada seorang pemimpin? Ada hateryang terus-menerus menghembuskan kabar buruk, atau bahkan kabar bohong (hoaks) tentang pemimpin? Karena memang tidak akan ada seorang pun pemimpin yang disukai semua orang. Karena memang begitulah takdir alam raya, yang senantiasa diisi oleh dua kutub yang saling bertentangan. Kebaikan dan keburukan selalu hadir secara bersamaan.

Oleh karena itu, cara lain untuk menumbuhkan optimisme adalah dengan bersikap objektif dan adil. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Pada saat kita memandang kebaikan dan keburukan seseorang berdasarkan kepentingan yang kita miliki, itu artinya kita bersikap tidak objektif. Dan, pada saat kita melihat seseorang dengan cara membandingkannya dengan orang yang kita dukung/cintai, itu artinya kita bersikap tidak adil.

Bagi seorang pemimpin, kerja nyata, berpikir positif, dan bersikap objektif dan adil adalah kombinasi yang mampu menumbuhkan optimisme di hadapan rakyatnya. Dan, pada saat optimisme sudah tumbuh, tugas pemimpin adalah menjaganya agar tetap tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*