BERITA WARGA MENULIS

Yang Muda Yang Mau Berpolitik

Aceh Watch| Dalam sebuah pidato, Presiden Sukarno pernah berseru, “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

Tentu yang dicari si Bung adalah pemuda baik-baik, cerdas, dan berkarakter. Apakah anak-anak muda yang kini terjun atau mendirikan partai politik masuk kategori tersebut?

Meski belum ada jawaban pasti, Jaya W, Media Officer ParaTokoh menyambut baik masuknya sejumlah anak muda ke panggung politik. “Bagus dan positif sekali (pemuda ke politik),” kata Jaya saat berbincang dengan wartawan kami, Rabu (24/1/2018).

Partai politik, kata dia, harus melakukan regenerasi. Mereka harus merekrut anak muda yang potensial, baik secara intelektual maupun potensi lainnya. Kepada anak-anak muda itulah masa depan Aceh 10 atau 20 tahun ke depan berada.

“Ini suatu harapan yang bagus karena di tengah-tengah sinisme kekecewaan terhadap kinerja parpol, ada anak muda memilih menyalakan lilin ketimbang mengutuk kegelapan. Kami mendorong banyak anak-anak muda ke politik,” kata Jaya W.

Menurut dia, partai politik tak boleh dijauhi, melainkan harus didekati dengan masuk ke dalamnya. Pasalnya, parpol adalah pilar utama alias tulang punggung utama demokrasi. Apabila partai politiknya bagus, bagus pula pemerintahannya. Dia mencontohkan soal rekrutmen kepala daerah yang didominasi partai politik. Begitu juga seleksi sejumlah pimpinan lembaga ada di tangan partai politik melalui perwakilannya di parlemen.

Sepuluh hingga 20 tahun ke depan panggung politik kita akan diisi orang-orang yang sekarang masih dikategorikan muda.

Makin banyak politikus muda yang sukses, tentunya akan berdampak baik juga pada dunia politik Indonesia  dan Aceh khususnya ke depannya.

“Apalagi, saat ini perlu orang-orang yang menginspirasi dan menjadi teladan dalam dunia politik, agar masyarakat, terlebih lagi anak muda, tidak lagi antipati terhadap dunia politik,”ungkapnya lagi

Di Aceh sendiri saat ini ada beberapa politisi muda potensial, sebut saja Kamaruddin, Kautsar, Iskandar Usman Al Farlaky, Hendra Budian, Thamren Ananda, Hendra Fadli dan Fauzan Febriansyah. Mereka  Dipercaya mampu membawa Aceh menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *