Mualem Masih Tetap Figur Yang Terbaik Buat Partai Aceh

Aceh Watch| Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) dalam Musyawarah Besar (Mubes) II PA, di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Selasa (13/2). Mualem dipastikan akan kembali mengomandoi partai bentukan eks kombatan GAM tersebut untuk lima tahun ke depan.

Terpilihnya Mualem secara aklamasi dalam mubes kemarin, mengingatkan momen 2 Maret 2013, saat dirinya juga terpilih secara aklamasi sebagai pimpinan tertinggi PA dalam Mubes I DPA PA di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Saat itu, sekitar 300 peserta mubes sepakat menunjuk Mualem sebagai Ketua DPA PA periode 2013-2018, tanpa pemilihan.

Ternyata, hal itu kembali terjadi dalam Mubes II. Sekitar dua ratusan kader PA, KPA, dan sejumlah utusan khusus mubes juga sepakat menunjuk Mualem untuk melanjutkan estafet kepemimpinannya.

Benar seperti dugaan sejumlah kalangan sebelumnya, bahwa Mualem tetap figur yang paling cocok untuk kembali memimpin PA periode 2018-2023. Erwanto, salah satu pimpinan sidang Mubes II PA, dalam konferensi pers usai mubes kemarin sore mengatakan, terpilihanya Mualem secara aklamasi tentu disepekati oleh semua peserta mubes yang hadir dari 23 kabupaten/kota di Aceh. “Yang hadir dalam mubes adalah perwakilan 23 dewan pimpinan wilayah (DPW), eks Tripoli, dan utusan khusus lainnya,” kata Erwanto.

Ia menjelaskan, sebagaimana diketahui, dalam dua hari terakhir memang mencuat sejumlah nama yang menyatakan diri siap maju sebagai kandidat Ketua PA periode 2018-2023 dalam mubes kedua tersebut. Namun, kata Erwanto, semua yang mendaftar menyatakan mengundurkan diri menjelang pemilihan ketua.

“Semua bakal calon itu kita tanya satu per satu, apakah serius untuk maju mencalonkan diri sebagai ketua PA, dan ternyata semua bakal calon yang kita tanyakan itu menyatakan mengundurkan diri. Dan, hanya Mualem yang tinggal,” kata Erwant.

Seperti santer diberitakan, sejak beberapa hari menjelang hari H, ada tujuh nama yang mendaftar sebagai bakal calon ketua PA, yaitu Roni Ahmad alias Abusyik, Mariati, Abu Razak, Yusaini, Sarjani, Mualem, dan Azhar Abdurrahman. Dari tujuh nama itu, satu orang tidak mengembalikan formulir pendaftaran, yaitu Azhar Abdurrahaman, sedangkan dalam mubes kemarin, dua orang tidak hadir, yaitu Abusyik dan Abu Razak.

“Jadi yang hadir ini kami tanyakan keseriusannya, tapi semuanya mengatakan mengundurkan diri. Ada yang menjawab mereka sengaja mendaftar sebagai bakal calon untuk menunjukkan bahwa PA memiliki kader yang banyak,” sebut Erwanto.

Mubes kemarin, lanjut Erwanto, dipimpin oleh ketua sidang, Mirza Ismail dan empat orang lainnya, yaitu Dahlan Jamaludin, Erwanto, Sarjani, dan Zulfadli. Awalnya, sidang dipimpin oleh SC Mubes II DPA PA yang diketuai oleh ketua umum demisioner. Tugas SC hanya sebatas membahas tatib mubes dan memilih pimpinan sidang.

“Kami kemudian terpilih menjadi dewan pimpinan sidang dan melanjutkan sidang sesuai tatib hingga pemilihan ketua. Alhamdulillah semua proses sidang berjalan dengan lancar dan terima kasih kepada semua peserta dari seluruh kabupaten/kota yang telah hadir,” pungkas Erwanto.

Dalam konferensi pers kemarin, selain Erwanto turut hadir ketua dan sekretaris Organizing Commite Mubes II DPA PA, Tgk Muharuddin dan Iskandar Usman Al-Farlaky, anggota DPRA Fraski PA Azhari Cagee, dan sejumlah petinggi PA dari masing-masing DPW. Mualem juga hadir dan turut menyampaikan sambutan.

Mubes II DPA PA berlangsung pada 12-13 Februari dibuka oleh Ketua Tuha Peut PA, Tgk Malik Mahmud Al-Haytar, Senin (12/2) malam. Sebelum pembukaan mubes, DPA PA juga menggelar kenduri memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad saw di Amel Convention Center, Banda Aceh. (

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*