BERITA DAERAH

Pengamat Politik Ini Sebut Polemik Beasiswa Bermuatan Politis

Aceh Watch, Banda Aceh – Dokumen Penyaluran beasiswa bantuan pendidikan Pemerintah Aceh tahun 2017 beberapa pekan ini menjadi bahan pembicaraan masyarakat. Sejumlah nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh tercantum dalam dokumen tersebut.

Pengamat politik dari Universitas Syiah Kuala, DR Effendi Hasan menyebutkan beredarnya dokumen tersebut diduga sarat dengan muatan politis.

Pasalnya nama-nama yang tercantum dalam dokumen tersebut merupakan para pendukung hak interplasi Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

“ seperti kita ketahui, Irwandi Yusuf saat ini  terancam dilengserkan karena DPRA menggunakan Hak Interplasinya terkait beberapa dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Gubernur, seperti  dengan menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayah, kemudian Irwandi Yusuf juga diduga telah menerima uang suap senilai Rp 14 miliar lebih sebagai mana disebutkan pada surat dakwaan Jaksa KPK terhadap dalam perkara mantan Kepala BPKS Ruslan Abdul, yang kini telah divonis bersalah” ujar Dr. Effendi Hasan, M.A.

Lanjutnya “ apa yang terjadi di publik saat ini adalah terkesan seakan-akan nama yang beredar tersebut merupakan orang yang melanggar hukum, jadi terlihat ada skenario memukul balik DPRA yang telah menggunakan hak Interplasinya ”

Bukan hanya soal serangan balik terkait Interplasi, dugaan isu beasiswa bermuatan politis semakin menguat dikarenakan beberapa bulan kedepan merupakan tahun politik, yakni pemilihan legislatif dan presiden.

“jika kita lihat dari nama-nama yang ada didokumen tersebut, mereka merupakan kader-kader partai yang sangat pontensial, jadi ada usaha untuk menjegal mereka kembali menjadi anggota DPR Aceh dengan cara pembunuhan karakter, Selain itu juga untuk mematahkan kader kritis di DPRA, karena meski disasar hanya orang tertentu, Isu ini pun kemungkinan sengaja digoreng untuk membenam isu lain yang menerpa penguasa” ungkapnya tegas

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *