BERITA DAERAH

Rakyat Aceh Dukung KPK ‘Bersih-bersih’ di Aceh

BANDA ACEH – Kebijakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar kasus dugaan korupsi di Aceh disambut positif oleh masyarakat Aceh. Sikap KPK diapresiasi karena telah mampu membongkar dugaan persengkongkolan jahat para oknum yang ingin menjarah uang rakyat.

“Jadi kami selaku rakyat Aceh sangat mendukung upaya ‘bersih-bersih’ KPK di Aceh. KPK telah membongkar kasus ini dan menyelamatkan uang rakyat dari oknum yang ingin mengambil manfaat untuk diri sendiri dan kelompok,” kata Ismail Zen, salah seorang warga Aceh.

“Ini penting karena uang yang dijarah merupakan uang rakyat. Uang yang semestinya disalurkan untuk kepentingan seluruh rakyat Aceh. Kalau terbukti, para tersangka harus dihukum seberat-beratnya,” kata Ismail yang juga mantan kombatan GAM ini.

Menurutnya, dana Otsus merupakan dana diyat yang diperoleh Aceh pasca damai. Dana ini diperoleh pasca perang panjang di Aceh.

“Bukan sedikit korban perang di Aceh. Ada banyak yang syahid dan perempuan yang menjadi janda serta melahirkan yatim piatu. Semestinya, pemimpin di Aceh mengelola dengan baik dana ini untuk kepentingan umat. Tapi yang terjadi selama ini justru sebaliknya. Ini yang sangat saya sesalkan. Atas dasar tersebut, kita mendukung KPK untuk menindak orang yang menggunakan uang ini untuk kepentingan pribadi,” katanya.

“Ini tidak ada hubungan dengan perjanjian MoU Helsinki. Siapa yang bersalah wajib ditindak. Siapa pun dia, tidak mesti Irwandi Yusuf. Kami marah saat uang diyat (Otsus-red) diselewengkan,” ujar Ismail lagi.

Menurut Ismail, sudah lama masyarakat Aceh berharap agar ada pihak yang menegakkan keadilan di Aceh. Tujuannya agar Otsus tepat sasaran dan diperuntukan untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Alhamdulillah doa ini ternyata terkabul melalui kebijakan KPK turun ke Aceh. Maka jangan membawa-bawa nama GAM untuk melindungi mereka yang bersalah. Apalagi dengan mengancam KPK seolah-olah perdamaian akan terancam bila KPK membongkar kasus ini. Ini kesesatan berpikir yang luar biasa. Ini pembodohan rakyat,” ujar Ismail lagi.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *