BERITA DAERAH

Ketua PA Singkil Minta Polisi Tindak Tegas Politik Uang

SINGKIl,- Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh Kabupaten Singkil, Sarbaini alias Teungku Agam Kuala, meminta jajaran kepolisian setempat untuk menindak tegas politik uang jelang Pileg 2019.

Politik uang dalam masa kampanye dinilai tidak mendidik serta merusak demokrasi di Singkil.

Hal ini disampaikan Sarbaini dalam sesi tanya jawab di pertemuan ketua ketua partai atau deklarasi damai yang digagas oleh Polres Singkil di salah satu Warkop di Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Minggu 16 September 2018.

Pertemuan ini dihadiri Wakapolres Singkil Sutan Siregar, mewakili Kapolres setempat.

“Kita menilai politik uang yang kerap terjadi sangat tak mendidik. Oleh karena itu, kita berharap kepolisian dapat menindak tegas,” katanya.

“Kita ingin demokrasi di Singkil berjalan dengan baik. Masyarakat bisa menggunakan hak suaranya dengan bebas tanpa politik uang dan kecurangan,” kata Teungku Agam lagi.

Teungku Agam juga meminta para ketua partai di Singkil dapat menjaga semangat pemilu bersih sebagaimana yang diamanahkan undang undang.

Ini karena, kata Sarbaini, politik uang akan mempengaruhi kualitas parlemen singkil di masa depan.

“Imbasnya kepada masyarakat di Singkil juga. Politik harus jeli dan menindaklanjuti setiap politik uang yang terjadi,” kata Sarbaini.

“Ini juga sebagai pendidikan politik bagi kita semua. Semua harus dimulai dengan kejujuran sehingga para dewan yang dihasilkan nanti juga lebih baik,” katanya.

Selain itu, Teungku Agam Kuala juga meminta jajaran Panwaslih Singkil dan KIP setempat untuk memperbanyak spanduk spanduk sosialisasi tentang bahayanya politik uang dalam tahapan kampanye di sana.

“Dengan adanya spanduk ini, masyarakat dapat melihat dan mengerti bahwa politik uang itu tidak baik dan dilarang sehingga terciptanya pemilu yang Judil atau jujur dan adil. Dewan yang dihasilkan pun berkualitas,” kata Sarbaini.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *