BERITA SOSOK

Kerja Nyata Zainal Menuju DPRK Aceh Besar

RAUT wajahnya terlihat keras. Ini menandakan beratnya hidup yang pernah dilaluinya semasa konflik. Sosok ini bernama Zainal Abidin. Namun orang-orang di sekitarnya memanggil dengan sebutan Meutroe. Nama terakhir merupakan sandi dalam Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Neupiyoh. Neu jep kupi-kupi dilee,” ujar Zainal saat menyambut kedatangan wartawan media acehwatch.com di salah satu Warkop di Simpang Tungkop, Kamis 5 Desember 2018. Tutur katanya sopan dan halus.

Di Aceh Besar, nama Zainal cukup dikenal di berbagai kalangan, terutama mantan kombatan. Ia pernah menjadi ketua Partai Aceh sagoe Darussalam. Zainal juga pernah menjadi Wakil Ketua Tim Pemenangan Saifuddin Yahya (Pakcek)-Juanda Djamal sebagai calon bupati dan wakil bupati Aceh Besar di Pilkada 2017 lalu.

“Isya Allah apa yang terjadi pada pilkada 2017 tak membuat semangat kita pupus. Kita akan terus mencoba merebut hati masyarakat di Aceh Besar,” ujar Zainal.

Sebagaimana yang diketahui, pilkada Aceh Besar sendiri, dimenangkan Mawardi Ali-Waled Husaini.

Baca juga:

Doa Restu Untuk Hasballah Ke DPR Aceh

Semangat Persatuan Dari Calon Senator Muda

“Mungkin dengan hasil di pilkada lalu, masyarakat Aceh Besar bisa melihat perbedaan kepemimpinan yang diusung PA dengan yang sekarang. Kami selaku kader dan orang yang berjuang semasa konflik akan terus bekerja semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat,” katanya lagi.

Apa yang dikatakan Zainal memang dibuktikan dengan kerja nyata selama ini. Ia kerap turun menemui warga yang membutuhkan pertolongannya selama ini. Mulai dari kepentingan kampong hingga keperluan dapur sejumlah mantan kombatan yang ekonominya masih morat marit.

“Kita bantu seikhlas mungkin dan sesuai dengan kemampuan,” kata Zainal lagi.

Hal ini pula yang membuat Zainal diusung oleh Partai Aceh untuk calon legislatif (Caleg) DPRK Aceh Besar melalui Dapil 5 Aceh Besar di Pileg 2019 mendatang. Dapil 5 meliputi kecamatan Masjid Raya, Baitussalam, Darussalam, Kuta Baro dan Krueng Barona.

“Alhamdulillah saya diberi nomor urut 2 untuk Dapil 5 Aceh Besar dari Partai Aceh,” ujar pria berbadan tegap ini.

Zainal mengaku ingin memperjuangkan aspirasi warga dari Dapil 5 Aceh Besar. “Terutama pemberdayaan ekonomi yang meliputi sector pertanian, perikanan dan perkebunan,” ujarnya.

Zainal berharap adanya dukungan mutlak dari masyarakat untuk dirinya di Pileg 2019 mendatang.

“Saya dan tim sudah melakukan kerja nyata selama ini. Namun masalah dukungan nanti, kita serahkan sepenuhnya pada masyarakat. Isya Allah masyarakat bisa melihat, siapa yang terbaik  guna mewakili mereka di parlemen Aceh Besar nanti,” katanya.

“Tugas kita berusaha. Masalah terpilih atau tidak, biar masyarakat yang memutuskan di hari H nanti,” ujar Zainal lagi di akhir pertemuan. []

 

Tulisan ini merupakan hasil kerjasama TMMC, Komunitas Aborijin dengan website acehwatch.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *