Kemenangan besar! Mahkamah Agung Bulgaria menguatkan larangan peternakan bulu

Kemenangan besar! Mahkamah Agung Bulgaria menguatkan larangan peternakan bulu

Dalam putusan penting di bidang kesejahteraan hewan, Mahkamah Agung Tata Usaha Negara (SAC) Bulgaria telah menguatkan larangan peternakan bulu di negara tersebut, memperkuat keputusan sebelumnya oleh Pengadilan Tata Usaha Negara Kota Sofia yang melarang praktik kejam tersebut.

Putusan akhir yang dikeluarkan pada 11 Agustus 2025 menolak banding FarmPro OOD, perusahaan yang mengoperasikan peternakan bulu cerpelai terakhir di Bulgaria. Putusan ini menegaskan legalitas Perintah No. РД-449/31.05.2022 yang dikeluarkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Perairan, yang melarang impor dan pengembangbiakan cerpelai Amerika di wilayah Bulgaria berdasarkan Undang-Undang Keanekaragaman Hayati.

Kemenangan pengadilan ini merupakan langkah penting untuk mengakhiri salah satu industri paling kejam. Cerpelai Amerika, spesies yang paling umum diternakkan untuk bulu di Eropa, menghadapi kondisi yang memprihatinkan.

Rekaman rahasia terbaru dari sebuah peternakan cerpelai Bulgaria yang telah ditutup telah mengungkap kenyataan yang mengerikan: hewan-hewan dijejalkan ke dalam kandang wol kecil yang kotor, menderita luka terbuka, penyakit kulit, dan tekanan mental. Rekaman itu menunjukkan cerpelai memutilasi diri mereka sendiri dan memunguti bangkai cerpelai lain di antara yang hidup.

Pada usia tujuh bulan, makhluk-makhluk cantik ini dibunuh secara brutal di kamar gas. Kulit mereka dipanen dan dijual di pelelangan mode, di mana mereka akan diubah menjadi pakaian dan aksesori mewah.

Keputusan tersebut dipuji oleh asosiasi Campaigns and Activism for Animals in the Industry (CAAI), yang berpartisipasi dalam proses pengadilan. CAAI mencatat bahwa banyak negara Eropa telah melarang peternakan bulu, sebagian besar karena masalah kesejahteraan hewan.

Sebuah proposal untuk memperkenalkan larangan legislatif lengkap terhadap peternakan bulu saat ini sedang ditinjau di parlemen Bulgaria, sebuah langkah yang diharapkan oleh kelompok-kelompok hak asasi hewan akan membawa penutupan hukum permanen bagi industri yang kejam ini.

Peternakan cerpelai terakhir di Bulgaria, yang memiliki kapasitas untuk mengembangbiakkan sekitar 129.000 cerpelai per tahun, berhenti beroperasi pada Januari 2025. Putusan pengadilan ini memastikan bahwa peternakan tersebut tidak akan dibuka kembali, dan menetapkan preseden yang dapat menginspirasi larangan yang lebih luas di seluruh wilayah.